Skip to main content

Novel: Ready to Love Again



Judul: Ready to Love Again
Penulis: Sienta Sasika Novel
Penerbit: Media Pressindo
Genre: Romance-Mystery (Remaja dan Dewasa)

* * *

Sienta menghapus air mata di pipi Bintang, “Semua orang punya masa lalu. Dan bagi aku, masa lalu kamu itu nggak penting.”

Si gunung es bernama Bintang tidak pernah bisa meleleh saat berhadapan dengan cewek cantik mana pun. Beberapa cewek bermodalkan nyali yang nembak cowok itu juga seringnya harus termehek-mehek karena ditolak.

Cuma Tuhan dan Bintang sendiri yang tahu apa yang membuat cowok itu menutup diri dari cinta. Danau di dekat kampus yang jadi tempat percobaan bunuh diri Bintang pun tak mampu mengungkap alasannya. Bintang terlalu rapuh untuk ukuran cowok. Dan Sienta meyakini, sumber dari semua keanehan Bintang adalah cinta.


* * *


"Membaca Ready to Love Again seperti menemukan bingkisan di dalam bingkisan, penuh kejutan dengan ending yang tak terduga.”
--Irin Sintriana, penulis novel Desperately in Love dan Love Sweet Love

“Novel ini mengangkat tema yang sensitif. Tapi Mbak Sienta bisa memainkan tongkat sihirnya dan menghasilkan kisah yang cantik dan tidak mudah ditebak. Hidup memang pilihan, kan?”
--Indah Hanaco, penulis novel Rainbow of You dan Beautiful Temptation

Comments

Popular posts from this blog

WRITING: 8 Tips menjadi penulis buku yang produktif

MENULIS adalah kegiatan yang menyenangkan bagi saya pribadi, selain sebagai salah satu sarana menyalurkan tingkat stres yang tinggi alias terapi stres, menulis juga merupakan profesi saya untuk menghasilkan karya. Berikut ini beberapa tips yang bisa saya sharing tentang bagaimana menjadi penulis produktif. 1. Membuat checklist naskah Berdasarkan pengalaman pribadi dengan menulis rincian naskah apa saja yang akan tulis itu memotivasi diri kita sendiri untuk terus menulis, misalnya bulan januari mau menulis naskah a dan naskah, bulan februari menulis naskah c dan d, dan.....seterusnya....! dengan list tersebut kita akan bersemangat untuk segera menceklis naskah yang sudah selesai digarap dan secara tidak sadar kita sudah menjadi penulis produktif karena tidak pernah berhenti menulis dan menghasilkan karya secara berkelanjutan. 2. Membuat deadline naskah Membuat deadline naskah sangat sangat sangat membantu saya sebagai penulis untuk menyelesaikan naskah, sehingga kira tahu kapan tulisan ...

SINGAPORE: Mau Masuk Singapura? Isi Kartu Embarkasi dulu!

Untuk orang Indonesia, masuk ke Singapura tidak perlu menggunakan Visa karena sesama negara Asia Tenggara itu bebas Visa.  Tapi, saat masuk negara Singa ini, kita perlu mengisi kartu Embarkasi. Biasanya kartu embarkasi diberikan di dalam pesawat oleh pramugari. Tapi kadang-kadang stok habis sehingga harus ngambil langsung di bandara Changi, ngambilnya disini: Gambar 1. Tempat ambil kartu embarkasi, lokasinya di Arrival Immigration Hall Gambar 2. Kartu embarkasi Kartu Embarkasi bentuknya kayak gini: Gambar 3. Kartu Embarkasi bagian depan Gambar 4. Kartu Embarkasi bagian belakang Full Name in Passport = Nama Lengkap sesuai Paspor (harus sama dengan paspor ya) Passport Number = Nomor Paspor (lihat dipaspor masing-masing) Place of Residence = Tempat tinggal (Kamu di Indonesia tinggal dimana) terdiri dari city-state-country. City = kota (kota tempat tinggal, misal Bandung) State = provinsi (misal West Java) Country = negara (misal Indonesia) Fl...

SINGAPORE: Kartu travel anak, gratis untuk usia 7 tahun ke bawah

Seperti kita ketahui, Singapura adalah salah satu negara dengan sistem transportasi yang sangat baik. Semuanya sudah diatur dengan rapi, salah satunya penggunaan kartu travel untuk anak usia 7 tahun ke bawah. Jadi kalau anaknya masih usia 7 tahun ke bawah dengan tinggi 0.90 meter sampai 1.20 meter maka biaya untuk MRT, LRT, dan Bus itu gratis caranya dengan membuat kartu CHILD CONCESSION CARD. Sumber:  https://www.transitlink.com.sg / Misalnya nih lagi mau traveling ke Singapura terus punya anak yang usia lebih dari 7 tahun berapapun tingginya udah bayar ya tinggal beli aja kartu travelnya sama seperti orang dewasa, tapi kalau  punya anak dengan tinggi sekitar 0.90 sampai 1.20 meter tapi usianya masih di bawah 7 tahun maka harus membuat child concession card. Gratis kok gak bayar dan gak perlu top up. Itu kartunya cuma di tap aja sebagai tanda kalau anaknya masih berusia di bawah 7 tahun ke bawah. Gimana cara bikinnya? Gampang kok tinggal dateng ke   TransitLink Ticket Of...