Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Parenting

MOM’S STORY: Manfaat Merawat Bayi Secara Mandiri

Saya menikah di umur 27 tahun, hamil di umur 30 tahun, dan melahirkan di umur 31 tahun. Jadi saya memiliki anak pertama diumur saya yang ke-31, meski umur saya sudah matang tapi saya masih newbie dalam hal mengurus bayi. Ilmu saya masih kurang meskipun sebelum hamil dan sebelum melahirkan saya sering mengikuti seminar dan talkshow mengenai kehamilan dan parenting, tapi tetap saja teori hanya akan jadi teori dan mati jika tidak mempraktekkannya. Karena ini pengalama pertama saya, jadi saya banyak tidak tahunya tetapi saya jadi lebih banyak belajarnya. Sebelum anak saya lahir, saya memang sudah bertekad akan mengurus anak saya sendiri (tidak ketergantungan pada orang lain ya bukan berarti kita tidak memerlukan bantuan orang lain). Mengapa saya ingin mandiri? Alasannya ada tiga: (1) ibu saya dulu melahirkan saya diumur 21-22 tahun dan saya melahirkan anak saya di umur 31 tahun, jika ibu saya bisa mengurus bayi sendiri masa saya tidak bisa?, (2) karena saya dan suami tinggal di luar I...

MOM'S STORY: Pengalaman terbang pertama membawa bayi

Hari Sabtu tanggal 25 Agustus 2018 adalah hari penting dalam sejarah hidup ci baby, hehe. Kita berangkat dari bandara Husein Sastranegara menuju bandara Changi Singapura pada pukul 16.00 WIB. Pergi dari rumah sih jam 12.30 WIB biar gak telat, karena jalanan kota Bandung apalagi weekend gak bisa ditebak, kadang lancar jaya aman sentosa, kadang macetos merayap-rayap. So untuk antisipasi kita pergi se-siang mungkin. Dan ternyata, benar sajaaaaa sodara-sodara....bandung macet, hmmm sepertinya banyak yang datang ke acara nikahan.  Setelah bermacet-macet ria, kita sampe di bandara Husein jam 3 kurang, udah dag - dig - dug seerrrr aja takut ditinggalin huhu. Tapi Alhamdulillah masih keburu. Setelah check kn dan masukin 40kg bagasi (haha banyak yess dan itu barang ci baby semua) kita langsung cuss ke imigrasi dan nunggu di gate. Karena hari Sabtu, penumpangnya gak begitu rame hehe. Alhamdulillah. Kalau pergi hari minggu mungkin bakalan penuh. Ci baby udah tidur sejak kita n...

MOM'S STORY: Pengalaman membuat paspor bayi

Setelah melahirkan, saya dan baby berencana kembali ke Singapura menyusul suami. Senjata utama pergi keluar negeri adalah paspor. Ci baby belum punya paspor jadi sebelum datang ke imigrasi Bandung, saya bertanya kepada teman-teman yang sudah punya pengalaman, sebagai referensi awal. Setelah itu saya mendownload aplikasi antrian paspor, ketika saya membuat akun dan mencoba mendaftar ternyata quota penuh untuk pembuatan paspor di Imigrasi Bandung (baik yang di daerah suci dan di daerah soekarno hatta), karena waktu mepet dan kalut akhirnya saya datang langsung ke Uni Pelayanan Paspor yang beralamat di: Gedung Bina Citra Lantai 3 Jalan Soekarno-Hatta No. 162 Kebon Lega, Bojongloa Kidul, Kb. Lega,  Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40235 Ketika saya datang kesana, saya disambut oleh pegawai imigrasi dengan ramah dan bertanya apakah saya sudah melakukan aplikasi online, lalu saya jawab "belum mba, soalnya quotanya penuh terus" lalu mba-nya dengan ramah menjawa...

MOM'S STORY: Baby Blues dan peran suami diawal kelahiran

“Nta kamu baby blues gak abis ngelahirin?” Pertanyaan itu ditanyakan oleh beberapa teman saya. Jawabannya “Alhamdulillah gak” meski sejujurnya ada kekhawatiran saya takut akan mengalami baby blues. Baby blues syndrome atau post partum syndrome adalah kondisi gangguan mood yang dialami ibu setelah melahirkan bayi.  Baby blues  sendiri bisa dikatakan bentuk stres atau depresi setelah melahirkan (post-natal) yang dialami oleh sekitar 50-70% wanita. Sebelumnya saya sudah mengikuti seminar tentang baby blues di RSIA Limijati Bandung. Dengan bekal ilmu yang didapat dari seminar dan atas pertolongan suami, Alhamdulillah saya tidak mengalami sindrom baby blues. Baby blues sendiri terjadi akibat beberapa hal: 1. Kelelahan setelah melahirkan lalu ditambah lelah mengurus bayi. 2. Tidak adanya orang yang membantu setelah melahirkan. 3. Hormonal yang belum seimbang. 4. Perubahnya rutinitas. 5. Kurang istirahat dan tidur yang terganggu pada malam hari. ...